Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa berkekuatan M4,6 menggunjang wilayah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dan terdeteksi di kedalaman 37 kilometer pada Jumat 4 April 2025.
“#Gempa Mag:4.6, 04-Apr-2025 18:07:32WIB,” bunyi keterangan yang diunggah BMKG melalui akun X resmi miliknya, Jumat
Adapun gempa tersebut terdeteksi berada pada lokasi 0,70 Lintang Selatan (LS) dan 99,17 Bujur Timur (BT), dengan pusat gempa berjarak 81 kilometer dari barat daya Kabupaten Agam
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Tasikmalaya, AKP Riki Kustiawan mengatakan, penggunaan peta digital berpotensi menimbulkan kepadatan baru. Sebab menurutnya, peta digital terkadang menyarankan untuk melewati ‘jalan tikus’.
“Kami mengimbau kepada para pengguna jalan roda empat, silahkan mengikuti nasional saja, jangan mencari dari google maps, yang nantinya akan keluar dari simpul-simpul yang masuk pada jalur nasional juga,” kata Riki kepada awak media, Kamis (3/4/2025).
“Nanti akan mengakibatkan kepadatan-kepadatan di ruas-ruas jalan kecil ataupun perkampungan,” sambungnya.
Ada pun, menurut pantauan iNews Media Group hingga pukul 16.00 WIB, arus lalu lintas di Jalur Gentong Tasikmalaya ramai lancar. Lalu lintas jalur Lingkar Selatan didominasi mobil dan motor.
Para pengguna jalan yang melewati ruas jalan ini bisa memacu kendaraan dengan kecepatan normal. Melansir data Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tasikmalaya, sebanyak 25.589 kendaraan melintas dari arah Jawa Tengah dan Jawa Timur menuju Bandung.
Sementara itu, jika terjadi kepadatan, pihak kepolisian telah menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas. Salah satunya adalah skema one way sepenggal yang bersifat situasional.
Skema ini diterapkan mulai dari simpang-simpang yang berpotensi terjadi kepadatan. Salah satunya adalah persimpangan di Pamoyanan hingga Jalur Gentong Tasikmalaya.
Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana mengatakan Jasa Marga mencatat adanya peningkatan kendaraan kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa, arah Bandung dan arah Puncak pada Selasa (01/04) di GT Cikampek Utama.
“Peningkatan terjadi sebanyak 32.334 kendaraan meningkat 35,2% dari lalin normal (23.919 kendaraan),” kata Lisye dalam keterangan resminya, Rabu (2/4/2025).
Lisye pun mengatakan bahwa di GT Kalihurip Utama kendaraan dari Trans Jawa sebanyak 38.384 kendaraan meningkat 46,3% dari lalin normal (26.240 kendaraan), dan GT Ciawi sebanyak 39.251 kendaraan meningkat 30,4% dari lalin normal (30.097 kendaraan).
Pada periode H+2 libur Idulfitri (Selasa, 1 April 2025) Jasa Marga juga mencatat lalu lintas kendaraan meninggalkan Jabotabek melalui empat GT Utama sebanyak 204.514 kendaraan atau meningkat 59,2% dari lalin normal (128.438 kendaraan).
Lisye pun mengatakan bahwa Jasa Marga juga mencatat adanya peningkatan kendaraan menuju arah Timur yaitu Trans Jawa di GT Cikampek Utama, sebanyak 64.700 kendaraan meningkat 162,0% dari lalin normal (24.669 kendaraan).
“Dan Bandung di GT Kalihurip Utama, sebanyak 48.426 kendaraan meningkat 89,0% dari lalin normal (25.627 kendaraan),” pungkasnya.
Melansir Reuters, kebakaran terjadi pada Selasa pagi di kota Puchong di negara bagian Selangor di pinggiran ibu kota Kuala
Pihak berwenang menyatakan, korban yang dilarikan ke rumah sakit menderita luka bakar, masalah pernapasan, atau cedera lainnya.
Sementara itu, laporan Reuters yang berada sekitar 5 km (3 mil) dari lokasi kebakaran mengatakan, intensitas kebakaran telah berkurang pada sore hari, tetapi api dan asap mengepul masih terlihat.
Ambulans terlihat bergegas menuju area kebakaran, yang telah ditutup oleh pihak berwenang.
Tidak ada korban tewas yang dilaporkan, tetapi tingkat cedera atau kerusakan sejauh ini belum jelas.
Pihak berwenang sebelumnya mengatakan beberapa orang terjebak di rumah mereka.
2. Pipa Diisolasi
Sementara itu, Petronas mengatakan pipa tersebut telah diisolasi, kata Petronas dalam sebuah pernyataan.
Departemen pemadam kebakaran mengatakan perusahaan tersebut telah menutup katup pada pipa sepanjang 500 m (1.640 kaki) dan 49 rumah di daerah tersebut telah terkena dampaknya.
Petronas bekerja sama dengan semua pihak terkait untuk memastikan keselamatan masyarakat sekitar, lingkungan, dan keamanan pasokan gas ke negara tersebut.
Tampak, warga yang berjajar dibatasi dengan pembatas berwarna biru sebagai tempat menunggu Presiden Prabowo.
Diketahui, momen ini dilakukan Prabowo usai bersilaturahmi dengan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka, para pejabat negara, menteri Kabinet Merah Putih, hingga Duta Besar (Dubes).
Selanjutnya, Presiden Prabowo juga menerima kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke-6 hingga Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Pada kesempatan itu, juga hadir Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan. Kemudian, hadir juga Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan istri. “Mohon maaf lahir batin,” kata Pramono kepada awak media.
AHY: Tidak Ada Guna Cepat Sampai Tujuan jika Tak Waspada di Jalan!
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan peninjauan terhadap arus mudik Lebaran 2025 dari Jasamarga Tollroad Command Center, Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat. Selain AHY, Menhub Dudy Purwagandhi, Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo, dan Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso hadir di Lokasi.
AHY menjelaskan bahwa peninjauan ini bertujuan untuk memantau dan memastikan kelancaran arus mudik yang tengah berlangsung.
Ia menyampaikan bahwa Command Center ini bekerja secara maksimal dengan memonitor dan menganalisis dinamika lalu lintas melalui lebih dari 3.000 kamera CCTV yang tersebar di ruas-ruas jalan tol.
“Kami mendapatkan penjelasan dari pengelola Command Center ini, yang timnya bekerja 24 jam untuk memantau dan mengambil keputusan taktis dalam menghadapi arus mudik,” ujar AHY, dikutip Sabtu (29/3/2025).
Dalam kesempatan tersebut, AHY menekankan pentingnya keselamatan selama perjalanan. Dia juga terus mengimbau agar masyarakat tetap waspada.
“Terutama pengemudi dan penumpang. Keselamatan adalah yang utama, karena tidak ada gunanya kita cepat sampai ke tujuan jika tidak waspada di jalan,” ujarnya.
3 Lokasi Lapas Koruptor di Pulau Terpencil Mirip Alcatraz Disiapkan,
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto berkoordinasi dengan Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni terkait lokasi pembangunan lembaga pemasyarakatan (lapas) di pulau terpencil khusus narapidana koruptor. Adapun terdapat tiga lokasi yang disiapkan yang nantinya dipilih oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Modern, super maksimum security yang tempatnya di pulau terpencil sedang kita pilih lokasi yang tepat untuk membangun lapas modern super maksimum security saya sudah komunikasi dengan Menteri Kehutanan ada beberapa lokasi pertama ada di Jawa Barat, Jawa Timur dan Kalimantan,” ujar Agus di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, Jumat (28/3/2025).
“Nanti kita tanya bapak Presiden kira-kira diantara pulau pulau terpencil itu yang mana beliau pilih yang nantinya kita gunakan untuk membangun lapas modern super maksimum security,” tambahnya.
Agus menyebut apabila terealisasi pembangunan lapas di pulau terpencil menjadi legasi kepemimpinannya. Ia berharap dapat segera dibangun setelah lokasi ditentukan nanti
“Mungkin satu satunya legasi yang ditinggalkan oleh saya selama memimpin Kementerian Imipas ini. Mudah-mudahan kita mendapat tempat yang pas untuk segera membangun,” pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto akan membuat penjara terpencil untuk para koruptor. Nantinya penjara tersebut akan dibuat di sebuah pulau mirip Alcatraz.
Hal itu diungkapkan Prabowo saat meluncurkan penyaluran tunjangan guru Aparatur Sipil Negara (ASN) Daerah langsung ditransfer dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ke rekening guru.
“Saya juga akan sisihkan dana buat penjara di suatu tempat yang terpencil mereka gak bisa keluar. Kita akan cari pulau kalau mereka keluar biar ketemu sama hiu,” kata Prabowo di Plasa Insan Berprestasi, Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis 13 Maret 2025.
Situasi pelabuhan mulai dipadati pemudik pada H-3 dini hari yang jatuh pada tanggal 27 Maret 2025. Hal tersebut juga tergambar dari penumpukan kendaraan yang antre masuk ke kapal di dermaga eksekutif.
Pantauan iNews Media Group, Kamis (27/3/2025) pukul 00.30 WIB terlihat 4 blok area tunggu kendaraan di dermaga eksekutif dipenuhi mobil pemudik yang hendak antre masuk ke kapal. Padahal, ketika siang hari relatif hanya 1 – 2 blok parkiran tunggu yang hanya terisi oleh kendaraan.
Meski demikian, antrean kendaraan yang ada di dermaga eksekutif merak ini tidak terlihat sampai cukup memanjang. Sebab antrean hanya ada dalam area dermaga eksekutif saja, belum menjalar hingga jalan arteri.
Berdasarkan data terakhir yang dirilis ASDP, hingga H-6 lebaran yang jatuh pada 25 Maret 2025, total kendaraan yang telah diangkut menuju Sumatera sebanyak 60.452 kendaran. ASDP memproyeksikan pergerakan penumpang dan kendaraan yang terus meningkat menjelang puncak arus mudik Lebaran 2025.
Berdasarkan data Posko Merak selama 24 jam pada H-6 atau 25 Maret 2025, total 61.383 penumpang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara. Angka ini mengalami penurunan 5,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 64.850 orang.
Menurut Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sultra, Dody, penggeledahan dilakukan berdasarkan surat perintah penggeledahan Nomor : Print-291/P.3.5/Fd.2/03/2025 tanggal 24 Maret 2025.
Penggeledahan tersebut dilakukan terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan anggaran pada Satuan Kerja Badan Penghubung yang bersumber dari APBD Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun Anggaran 2022 dan 2023,” ujar Dody, Rabu malam.
Lanjut Dody, dalam penggeledahan ini penyidik menyita sejumlah surat atau dokumen yang terkait dengan dugaan korupsi anggaran pada Satuan Kerja Badan Penghubung Sultra.
“Sampai saat ini Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara masih terus bekerja melakukan penyidikan terkait perkara tersebut,” tutup Dody.
Masyarakat yang melakukan perjalanan mudik diimbau untuk mewaspadai dua titik rawan kemacetan di jalur Gentong, Malambong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Polisi pun menyiapkan pengaturan lalu linta untuk mencegah terjadinya kepadatan.
Kepala Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli Satuan Lalu Lintas (Kanit Turjawali Satlantas) Polres Garut, Ipda Ade Sulaiman mengungkapkan dua titik rawan macet berada di Pasar Lewo, dan Pasar Malangbong. Kedua pasar ini memang dilalui para pemudik yang melewati Jalur Gentong.
Menurut Ade, dua pasar itu menjadi pusat aktivitas masyarakat sekitar yang ingin berbelanja maupun mencari hiburan. Hal itu menyebabkan kepadatan jika volume kendaraan arus mudik meningkat.
“Ya betul di Malangbong ini ada dua titik yang pertama Pasar Lewo di mana pada hari Rabu, selain kegiatan pasar juga ada kegiatan pengajian rutin mingguan,” kata Ade kepada Okezone, Rabu (26/3/2025).
“Begitupun untuk aktivitas masyarakat pasar di pasar malam ini (Malangbong) setiap hari ada aktivitas di pasar tersebut,” sambungnya.
Walaupun demikian, Ade memastikan Satlantas Polres Garut sudah menyiapkan langkah-langkah untuk mencegah kemacetan lebih parah. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan bila terjadi peningkatan volume kendaraan yang melintas.